Rabu, 10 Desember 2014



 



GERINDA KOMPLEKS

A.DEFINISI
Penggerindaan adalah pemindahan material (oleh proses penyayatan / pemotongan)dengan menggunakan alat potong yang mempunyai beribu ribu sisi potong.




1.RODA GERINDA.

   Berdasarkan butiran pengasahnya,jenis roda gerinda yang banyak digunakan adalah:
-ALUMINIUM OXIDE (CORUNDUM)                        kode: A
-SILICON CARBIDE  (CARBORUNDUM)                    kode: C
-CUBIC BORON NITRIDE / CBN (BORASON)            kode: B
-DIAMOND                                                                    kode:D
    Macam macam perekat (Bond) yang digunakan adalah:
     -VITRIFIED BOND                                                            kode: V
        Sensitif terhadap hentakan dan perubahan temperature.Tahan terhadap pengaruh bahan kimia                         dan dapat disimpan dalam waktu yang lama.
     -SILICATE BOND                                                               kode:S
        Tahan terhadap air,cocok untuk penggerindaan basah.
     -RUBBER BOND                                                                kode: R
        Ulet,elastic,cocok untuk batu gerinda yang tipis dan profil profil yang tajam.
     -RUBBER BOND,FIBRE REINFORCED                            kode:  RF
     -RESINOID BOND                                                              kode:B
 Tidak begitu peka terhadap perubahan temperature dan hentakan.peka terhadap pengaruh bahan    kimia dan tidak baik bila disimpan terlalu lama.
     -RESINOID BOND,FIBRE REINFORCED                          kode: BF
     -SHELLAC BOND                                                               kode: E
          Ulet dan elastic,cocok untuk batu gerinda yang tipis dan profil profil yang tajam.
      -MAGNESITE BOND                                                           kode: Mg
             Sensitif terhadap lingkungan basah,cocok untuk penggerindaan kering.
2.JENIS JENIS ABRASIVE (BUTIRAN PENGASAH)
   -SILICON CARBIDE / CARBORUNDUM (C)
Merupakan abrasive yang penting,yang diproduksi dengan cara memanaskan campuran pasir kaca murni (pure glass sand),kokas tanah (finely ground coke),serbuk kayu (sawdust),dan garam (salt) dalam dapur listrik yang besar.
Silicon pasir kemudian dimasukkan ke dalam campuran tadi pada suhu 2200°C dengan kokas karbon untuk membentuk silicon carbide.setelah 36 jam dalam dapur,terbentuklah Kristal Kristal silicon carbide.kristal Kristal ini kemudian dihancurkan,dicuci dengan larutan asam dan alkali,disaring untuk mendapatkan ukuran butir yang diinginkan dan dilewatkan pada bagian yang bermagnet untuk memisahkan partikel partikel besi dari Kristal Kristal tersebut.
Butiran butiran yang terpilih inilah yang digunakan untuk membentuk roda gerinda.Biasanya silicon carbide berwarna hitam,tetapi yang banyak digunakan berwarna hijau terang.Sifatnya getas dan mudah pecah,sehingga mudah memunculkan sisi potong yang baru.
   -ALUMINIUM OXIDE / CORUNDUM  (A)
Merupakan abrasive sintetis yang penting,yang dibuat dengan membakar tanah liat (lempung)yang dikenal dengan sebutan:BAUXITE yang terdiri dari aluminium hydroxides (aluminium + oksigen + air) yang sangat penting.Proses pembakaran ini untuk menghilangkan air yang ada didalamnya.Kemudian dicampur dengan serbuk kokas dan besi dalam dapur listrik yang mempunyai beberapa elektroda carbon.Campuran ini dilewatkan / diputar pada elektroda carbon tadi.Setelah dipanaskan selama 24 jam, Kristal Kristal yang terbentuk kemudian didinginkan selama 36 jam.Kristal Kristal itu kemudian dihancurkan,dibersihkan,disaring,dan dipisahkan dari partikel partikel besi seperti pada silicon carbide, tetapi aluminium oxide lebih lunak dan lebih getas.
Aluminium oxide putih dibuat dengan cara yang sama,tetapi material awalnya dari alumina murni tanpa ditambah kokas dan besi.Ketangguhannya diantara aluminium oxide biasa dengan silicon carbide.
Aluminium oxide umumnya digunakan untuk roda gerinda yang keras,ulet dan mampu menahan tegangan yang terus menerus.
   -DIAMOND
Adalah material alat potong yang mempunyai kekerasan dan kualitas yang tinggi,bila dipilih dengan tepat aplikasinya,dapat menggerinda lebih ekonomis dan optimal.
Jenis butiran diamond dalam 4 macam:
1.D    :Natural Diamond
2.MD   :Man Made Diamond
3.CD     :Nickel coated man made diamond
4.CDC  :Copper coated man made diamond.
   -CBN / CUBIC BORON NITRIDE / BORAZON
Adalah jenis abrasive yang diproduksi secara khusus oleh general electric corp.Abrasive ini kristalnya berbentuk kubik dan kekerasannya 2x lebih keras dari silicon carbide.Kemampuan thermalnya stabil sampai suhu 1400°C.




B.DIMENSI / UKURAN

    Dimensi roda gerinda sudah distandarisasikan secara internasional.Penyebutan ukuran roda gerinda dituliskan dengan urutan :    D x T x H
D =Diameter= diameter roda gerinda
T =Thickness= tebal roda gerinda
H=Hole = diameter lubang roda gerinda

C.INDEX DAN TYPE ABRASIVE
Kode yang pertama dari spesifikasi roda gerinda menunjukkan tipe dari butiran pengasahnya (abrasive). Meskipun sama sama dinyatakan dengan huruf A (aluminium oxide),namun bila index nomernya lain maka karakteristik abrasivenya juga berbeda. Misalkan :
A karateristiknya :Regular aluminium oxide (brown)
29A  karateristiknya :mono crystalline aliminium oxide (milky white)
31A  karakteristiknya :semi pure aluminium oxide (greyish blue)……dan seterusnya.

D.GRIT SIZE / GRAIN SIZE / UKURAN BUTIRAN ABRASIVE
Ukuran butiran abrasive dinyatakan dalam bentuk angka angka.semakin kecil angkanya menunjukkan ukuran butiran abrasivenya semakin besar dan sebaliknya.Abrasive yang kasar (angka kecil)mempunyai kemampuan potong yang baik.Abrasive yang halus (angka besar) menghasilkan kualitas permukaan dan daya bentuk yang bagus.

E.HARDNESS / KEKERASAN
Kekerasan roda gerinda dinyatakan dalam huruf huruf.Keras / lunaknya roda gerinda ditentukan dari mudah / tidaknya butiran abrasivenya terlepas,sehingga hal ini sangat berkaitan dengan kemampuan perekat dalam mengikat butiran abrasive.Roda gerinda lunak digunakan untuk benda kerja yang keras dan sebaliknya.

LETTER SYMBOL                                                                HARDNESS GRADE

A  B  C  D                                                                               Extremely soft
E   F                                                                                        Very soft
G   H                                                                                       Soft
J    K    L                                                                                 Medium
M   N   O   P                                                                           Hard
Q   R    S    T                                                                           Very Hard
U   V   W   X   Y   Z                                                                Extremely Hard
 


F.STRUCTURE
Struktur roda gerinda menunjukkan porositas dari roda gerinda,yang ditentukan oleh perbandingan dan susunan dari butiran pengasah dan perekat.Perbandingan perekat dalam roda gerinda sekitar 10 - 30% dari volume total roda gerinda.struktur roda gerinda dibedakan menjadi 2 :
a.Struktur tertutup / padat (ruang butiran kecil)
    Apabila butiran butiran pengasah saling berdekatan dibandingkan ukurannya.Struktur tertutup melakukan proses “kerja keras” (teliti,halus,feeding kecil dll),maka cocok untuk finishing process.
b.Struktur terbuka (ruang butiran lebar)
     Ruang antara butiran butiran pengasah lebar.Melakukan proses “kerja Ringan”,cocok untuk proses pengasaran.
Struktur dari roda gerinda dinyatakan dengan angka angka,Negara Inggris dan jerman memakai 0 – 9, sedangkan Negara swiss 0 – 20.

G.PERLAKUAN PADA RODA GERINDA
*PEMERIKSAAN KERETAKAN  (CRACK CHECKING)
Dengan cara :-Pengamatan langsung (Visual)
                         -Pengecekan suara (sound test)


*PENCEKAMAN

Torque in Newton Metres           Wheel Structur dependence
              
                 40 – 50                      Standard structure 10
                 20 – 30                      Porous structure 11 – 15
                   5 - 20                       Highly porous structure >15
 

 *PENYEIMBANGAN / BALANCING
   Batu gerinda yang tidak seimbang disebabkan oleh:
          -Campuran perekat dan abrasive yang tidak merata
          -Sebagian roda gerinda basah atau terkena oli
          -Roda gerinda tidak sentries lagi
          -Adanya kelonggaran antara poros pemutar dengan lubang roda gerinda.
     Roda gerinda yang tidak seimbang akan menyebabkan:
          #.Kualitas permukaan penggerindaan kasar (jelek)
          #.Merusak bantalan poros pemutar
          #.Menimbulkan getaran yang mempengaruhi bagian bagian mesin yang lain.
      Beberapa cara penyeimbangan roda gerinda:
           -.Mengurangi bagian tertentu
           -.2 bobot penyeimbang (balancer)
           -.3 bobot penyeimbang.

*TRUING dan DRESSING.
Truing adalah:-membuat bentuk / form yang diinginkan
                          -menjaga permukaan batu gerinda agar tetap rata
                          -memperbaiki putaran yang eksentris.
Dressing adalah:menghilangkan butiran abrasive (sisi potong)yang sudah tumpul untuk memunculkan   sisi potong yang baru sehingga kemampuan potong menjadi optimal kembali.(pergantian sisi potong).
Truing dan Dressing diperlukan untuk mendapatkan geometri roda gerinda yang baik,menjaga kemampuan potong agar tetap optimal dan putaran roda gerinda yang tetap sentries.
Beberapa alat yang digunakan untuk Dressing / Truing:-Batu Dresser (carborundum)
                                                                                                   -Roda baja alur (Steel Wheel)
                                                                                                   -Intan (Diamond)
Hal hal yang perlu diperhatikan pada saat melakukan proses Dressing / Truing:
-Intan pendressing bersama sama dengan roda gerinda harus selalu diberi pendingin.
-Kedalaman pemakanan (depth of cut) harus kecil / sedikit.
-Posisi intan pendressing tunggal adalah  menyudut 10° - 15° kebawah dari garis sumbu horizontal roda   gerinda.
-Pendressingan dengan butiran butiran intan yang disatukan (Cluster) harus dipasang mengarah ke titik pusat roda gerinda.
-Pendressingan roda gerinda dimulai dari titik yang tertinggi.
-Untuk pendressingan yang kasar dapat digunakan roda baja atau batu dresser (carborundum).
-Pada pendressingan  dengan intan,untuk mendapatkan hasil yang kasar,intan harus bergerak relative cepat dan mempunyai ujung yang tajam.sedang untuk permukaan yang halus,digunakan intan yang tumpul dengan gerakan yang lambat.
 
*STORING (PENYIMPANAN)
Batu gerinda membutuhkan penanganan yang hati hati dan penyimpanan yang khusus.Untuk menyimpan setiap kiriman harus dicek secara visual ,bila ragu jangan gunakan roda gerinda tersebut.Roda gerinda harus ditempatkan pada rak yang menjamin dari kerusakan dan memungkinkan untuk dipindah tanpa mengganggu roda gerinda yang berdekatan.
Area untuk menyimpan harus:-Kering
                                                       -Bebas dari embun dan getaran
                                                       -Bebas dari perubahan temperature yang besar.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat menyimpan roda gerinda:
#.RG yang rata dan tipis ditempatkan pada permukaan yang datar tanpa antara.
#.RG yang besar dan rata diposisikan berdiri tapi harus ada penahannya agar tidak menggelinding.
#.RG mangkok kecil diletakkan terpisah dengan yg ukuran besar.
#.RG kecil ditempatkan pada rak dengan ukuran yang sesuai.
CATATAN:
--RG dengan perekat Vitrified dapat disimpan dalam waktu yang relative lama.
--RG dengan perekat Resinoid akan mulai retak setelah disimpan 2 sampai 3 tahun.


SEMOGA BERMANFAAT. AMINN . . . !!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar